Saya
bertempat tinggal di kota Kecil di sebelah utara pojok barat dari Provinsi Jawa
Timur, yaitu Tuban. Ya, hanya kota kecil yang menjadi tempat kelahiran saya.
Kota ini disebut dengan “BUMI WALI”. Mengapa disebut dengan sebutan BUMI WALI ?
Karena di Kota saya inilah banyak sekali makam wali. Ada makam Sunan Bonang,
Sunan Bejagung, Asmoroqond (makam
Maulana Maliq Ibrahim ). Di samping ada makam para Sunan tersebut, ada alasan
kenapa Tuban kerap kali menjadi obyek wisata Religi maupun wisata yang lain,
baik masyarakat Tuban maupun
masyarakat luar kota. Di Tuban banyak tempat wisata. Selain wisata Religi makam para Sunan, di Tuban juga ada Masjid Agung Tuban yang sangatlah megah. Arsitek dari pembuatan Masjid Agung Tuban ini adalah arsitek yang sama dengan yang membangun Masjid Agung Aceh. Selain masjid Agung Tuban biasanya sasaran untuk obyek wisata Religi yang lain adalah pondok pesantren dibawah perut bumi (Pesantren Syeh Maulana Maghrobi) , tempat ini juga menjadi wisata Religi favorit yang ada di Tuban.
masyarakat luar kota. Di Tuban banyak tempat wisata. Selain wisata Religi makam para Sunan, di Tuban juga ada Masjid Agung Tuban yang sangatlah megah. Arsitek dari pembuatan Masjid Agung Tuban ini adalah arsitek yang sama dengan yang membangun Masjid Agung Aceh. Selain masjid Agung Tuban biasanya sasaran untuk obyek wisata Religi yang lain adalah pondok pesantren dibawah perut bumi (Pesantren Syeh Maulana Maghrobi) , tempat ini juga menjadi wisata Religi favorit yang ada di Tuban.
Selain wisata
Religi tadi, kota kecilku ini juga mempunyai obyek wisata yang lain. Seperti,
klenteng Kwan Sing Bio. Klenteng ini merupakan klenteng terbesar kedua di ASIA.
Banyak wisatawan domestic dan luar kota yang sering mengunjungi klenteng Kwan
Sing Bio ini. Ada wisata lain yaitu wisata Goa Akbar, Goa Puri Asih, Goa
Kancing, Goa Akbar. Tentu sjaa goa-goa ini sangatlah Indah, ada stalaktit dan
stalakmit didalam goa tersebut, namun diantara goa-goa yang ada di Tuban ini,
yang paling unik adalah Goa Akbar. Karena goa ini berada tepat dibawah dari
Pasar Baru Tuban. Ada juga museum Purbakala yang berada disekitar Alun-alun
Tuban yaitu “MUESUM KAMBANG PUTIH”. Wisata lainnya adalah Pantai Bom Tuban yang
dulunya adalah tempat berlabuhnya kapal dari penjajah saat itu. Ada juga wisata
pemandian alam yang saat ini masih terjaga alaminya yang bernama Pemandian
Bektiharjo. Dan di Tuban sekarang baru saja di bangun tempat wisata yang belum
terlalu besar dan tempatnya berada di belakang Terminal Baru Tuban, yaitu
wisata KAMBANG PUTIH TUBAN PARK. Disana masih belum besar wahana permainannya,
tapi sudah lumayan menjadi tempat rekreasi dan refresing untuk keluarga.
Karena Tuban
berada dekat dengan pantai, dan sebagian masyarakatnya bekerja sebagai nelayan.
Untuk makanan khas Tuban yang paling terkenal adalah kare rajungan. Kare
rajungan adalah makan yang lezat dan memiliki kandungan kimia yang kaya akan
nutrisi. Selain kare rajungan makanan khas daerah BUMI WALI adalah garang asem,
sate bebek, belut pedas, dan becek menthok. Hmmm….. Kalian pasti langsung lapar
setelah membaca makanan khas Tuban ini :D. Dan untuk minuman khas Tuban adalah
“Legend an Toak” yang terbuat dari sari bunga siwalan. Namun, mungsi Toak
sebenarnya adalah untuk obat bukan sebagai muniman sehari-hari. Jika minuman
ini dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan mabuk. Namun jangan khawatir
, minuman khas Tuban “LEGEN” adalah minuman yang sangat enak. Jika ketagihan
minum jangan khawatir karena legen ini jika dikonsumsi dengan porsi yang banyak
tidak mengakibatkan mabuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar